Rabu, 29 Mei 2024
  • Yayasan Gema Insan Amanah - Berani Berkarya Untuk Bersama

KAKEK ODING SUDAH DUA TAHUN MENDERITA PENYAKIT JANTUNG, GINJAL DAN PENGAPURAN TULANG

KAKEK ODING SUDAH DUA TAHUN MENDERITA PENYAKIT JANTUNG, GINJAL DAN PENGAPURAN TULANG

Senyum bahagia terpancar dari kakek Oding Sahri (79) saat tim Yayasan Gema Insan Amanah (GIA) menyambangi rumah kontrakan beliau pada hari Kamis, 23 September 2021 yang beralamat di Jl. Ramayana No. 13 Rt 001 Rw 005 Ds. Papanggo, Kec. Tanjung Priok, Kab. Jakarta Utara. Kakek Oding tinggal bersama istrinya nenek Hayanah (64) dan cucu ponakannya. Dari pernikahan kakek Oding dan nenek Hayanah mereka dikaruniai seorang anak bernama Faizal Anwar.  

Sebelumnya, tim Yayasan GIA mendapatkan informasi melalui tetangga kontrakan kakek Oding yaitu bapak Rahman dan istrinya yang bernama ibu Yuliana. Mereka merupakan salah satu tetangga kakek Oding yang peduli terhadap keadaan beliau, tetapi karena kondisi ekonomi yang juga serba kekurangan, bapak Rahman beserta istri mencoba menghubungi pihak Yayasan GIA terkait kondisi dan penyakit yang diderita oleh kakek Oding.

Dua tahun sudah kakek Oding sakit, sakit yang dideritanya yaitu jantung, ginjal dan pengapuran tulang. Istrinya pun, nenek Hayanah menderita sakit pengapuran tulang. Selama ini kakek Oding menggunakan tongkat untuk berjalan. Dengan menggunakan bantuan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) kakek Oding dibantu oleh keluarga melakukan upaya penyembuhan kontrol sebulan sekali di sebuah rumah sakit.

Di usianya yang sudah tidak muda lagi dan sakit yang dideritanya kakek Oding tetap semangat dalam menjalani hidup. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari penghasilan kakek Oding diperoleh dari hasil ngerongsok, biasanya beliau mengambil rongsokan di langganannya. Penghasilan yang diperoleh dari hasil rongsokan kurang lebih enam ratus ribu perbulan. Sedangkan untuk biaya kontrakan tujuh ratus ribu perbulan, tentu masih kurang, belum untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta transportasi pulang pergi dari ke rumah sakit. Mengingat sang putra yang berprofesi sebagai tukang steam motor belum bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga, kakek Oding dan keluarga dibantu oleh tetangganya. Namun sejak pandemi Covid-19 tetangganya pun diantaranya ada yang terkena dampaknya sehingga tak lagi dapat membantu seperti sebelumnya.

Kehadiran para dermawan yang tulus sepenuh hati dan senantiasa menebarkan manfaat sangat besar maknanya bagi orang lain khususnya yang keadaannya seperti kakek Oding ini. Tentu tak lupa kami haturkan rasa syukur dan terima kasih yang tak terhingga kepada para donatur Yayasan GIA yang senantiasa berpartisipasi dalam program-program Yayasan. Semoga berapapun harta yang Bapak Ibu sedekahkan Allah bukakan pintu-pintu kebaikan, pintu-pintu keberkahan, pintu-pintu nikmat, pintu-pintu rizki, pintu-pintu kekuatan, pintu-pintu kesihatan, pintu-pintu keselamatan, dan Allah catat sebagai amal shalih yang menghantarkan ke surga-Nya Allah SWT kelak,  aamiin.     

AdminGia

Tulisan Lainnya

Do'a Bersama Malam Jum'at
Oleh : Latri Yuli

Do’a Bersama Malam Jum’at

TEBAR BERKAH
Oleh : AdminGia

TEBAR BERKAH

Pelaksanaan Santunan Dhuafa
Oleh : Asta Septivan

Pelaksanaan Santunan Dhuafa

0 Komentar

KELUAR