Rabu, 29 Mei 2024
  • Yayasan Gema Insan Amanah - Berani Berkarya Untuk Bersama

MAKNA BERQURBAN

Makna Berkurban

Kata qurban berasal dari bahasa Arab yaitu qariba – yaqrabu – qurban wa qurbanan wa qirbanan, yang artinya dekat (Ibn Manzhur: 1992:1:662; Munawir:1984:1185). Dengan kata lain qurban berarti mendekatkan diri kepada Allah SWT. melalui ritual penyembelihan hewan ternak.
Berkurban di hari raya Idul Adha sudah pasti memiliki makna tersendiri bagi umat muslim, dimana tujuan kurban sebenarnya untuk berbagi pada sesama dalam menyambut hari bahagia. Sesuai dengan firman Allah SWT :

…فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ

Artinya : “…., Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.

Selain bermakna mendekatkan diri kepada Allah, berkurban juga memiliki beberapa makna yaitu :

  1. Sebagai Ciri Keislaman Seorang Muslim
    Walaupun berkurban tidak termasuk rukun Islam, akan tetapi ibadah ini bisa menjadi bentuk ketakwaan kepada Allah SWT. sesuai dengan hadist Shahih riwayat Ahmad & Ibnu Majah yaitu : “Rasulullah SAW bersabda, barang siapa dalam kondisi lapang dan mampu tidak melaksanakan kurban, jangan mendekati kami dan tempat shalat kami. Hal ini tentu menunjukkan bahwa ibadah qurban itu sangat penting nilainya, bahkan bisa jadi bukti keislaman seseorang. Bagaimana jika tidak mampu, jangan pernah memaksakan. Tapi kalau memang ada niat banyak muslim yang berhasil berqurban sekalipun tidak berasal dari kaum yang mampu”.
  2. Mengikuti Dan Meneladani Anjuran Nabi Ibrahim As Kepada Allah SWT
    Ibadah qurban pada hari raya Idul Adha ada sejak peristiwa Nabi Ismail As disembelih oleh sang ayah Nabi Ibrahim As atas perintah Allah SWT. untuk menunjukkan ketakwaannya.
  3. Berkurban Lebih Tinggi Nilainya Disbanding Sedekah
    Ternyata kurban lebih utama dari sedekah yang nilainya bahkan melebihi harga hewan qurban. Hal ini sesuai dengan hadits Sahih Fiqh Sunnah 2:379 “keutamaan qurban oleh Ibnu Qayyin Penyembelihan hewan qurban pada waktunya (Idul Adha) lebih mulia di bandingkan dengan sedekah. Sekalipun sedekah yang kau berikan lebih tinggi nilainya, maka pahala yang didapatkan tetap lebih tinggi saat berqurban.”
  4. Tingkatkan Empati Dan Memperkuat Solidaritas Antar Sesama
    Salah satu manfaat kurban yang tidak disadari oleh umat Islam adalah dapat meningkatkan empati terhadap sesama. Dimana saat hari raya semua orang berhak bahagia, berkurban dan memberi kepada mereka yang berhak menerima akan membawa kebahagiaan yang sama di hari raya.
    Selain itu, umat Islam menjadi semakin erat hubungannya dan dapat mempererat rasa kebersamaan. Dimana yang mampu tetap mengingat saudaranya yang kurang mampu, dengan memberikan sebagian hartanya dan tidak bersenang-senang di hari raya sendiri.Hal ini juga menunjukkan bahwa Islam mengajarkan untuk peduli terhadap sesama.
  5. Bentuk Rasa Syukur Atas Nikmat Allah SWT
    Hal utama dari tujuan berkurban adalah sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT. Bersyukur atas segala nikmat kesehatan, keimanan dan limpahan kebahagiaan sepanjang tahun. Berkurban juga menjadi momen yang tepat untuk berbagi agar semua orang bisa berbahagia di hari raya.

Berkurban saat Idul Adha memiliki banyak manfaat dan tujuan, bahkan bisa meningkatkan dan menguatkan keimanan. Kepada sahabat GIA yang akan berkurban, mari salurkan kurban terbaiknya ke Yayasan GIA, penyaluran yang tepat sasaran dan diberikan kepada mereka yang berhak. Yuk saatnya berbagi kebahagiaan kepada mereka dihari raya.

KELUAR